loader image

Mengenal Tradisi Baju Baru Lebaran : Ternyata ini Alasan Setiap Lebaran Harus Punya Baju Baru!

Macroscopers, hari raya Idulfitri selalu identik dengan baju baru. Sebenarnya dari mana sih ide pakai baju baru saat lebaran itu muncul dan mengapa pula tradisi semacam itu masih eksis hingga saat ini? Yuk cari tahu jawabannya di artikel ini!

Merayakan Lebaran dengan Baju Baru

Lebaran kurang dari sepuluh hari lagi. Apakah kalian sudah menyiapkan baju baru untuk dipakai nanti? Kalau belum, jangan lewatkan tips yang sudah kami bagi kemarin ya! Eh, tips apa itu ya? Untuk mengingatkan kalian kembali, yuk simak lagi artikel kami sebelumnya. (Baca : 3 Inspirasi Segar yang Bakal Membuat Lebaran Bersama Keluarga Makin Ceria!)

Kalau sudah, coba deh amati lagi pakaian-pakaian yang sudah kalian siapkan untuk menyambut hari kemenangan kita nanti. Pastinya, lama-lama akan timbul pertanyaan di benak kita. Mengapa ya setiap lebaran kita harus memakai baju baru? Siapa sih pencetus kebiasaan ini?

Menyelisik lebih jauh, membeli baju baru di saat lebaran bukan sekadar untuk menghabiskan uang THR yang biasanya didapatkan menjelang datangnya hari raya. Ternyata, ada beberapa hal lain yang melatarbelakangi kebiasaan tersebut.

Tradisi yang Muncul di Berbagai Daerah

Tradisi memakai baju baru ini tercatat dalam sejarah di banyak daerah di Indonesia. Salah satunya bersumber dari Banten. Hal ini tercantum dalam buku Sejarah Nasional Indonesia yang ditulis oleh Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto. Dahulu, di Banten berdiri Kesultanan Banten yang mana masyarakat di sana pada saat itu gemar keluar masuk pasar demi berbelanja baju baru sebelum tiba hari lebaran. Masyarakat lain yang tidak memiliki cukup uang untuk membeli baju tidak kehabisan akal. Mereka menjahit sendiri baju baru yang akan mereka kenakan.

Bukan hanya di Banten, hal serupa juga ada di Yogyakarta sejak lama yang mana wilayah tersebut juga dikuasai oleh suatu Kesultanan yang masih berdiri hingga saat ini. Kalau begitu, apakah tradisi ini memang dibawa oleh umat Muslim? Bagaimana Islam memandang tradisi baju baru saat Idul Fitri ini?

Suasana Berbelanja Baju Lebaran di Salah Satu Pasar di Indonesia (Sumber : Viva)

Baju Baru Menurut Pandangan Islam

Telah menjadi kebiasaan bagi para sahabat Rasulullah SAW untuk merias diri saat menyambut hari kemenangan. Hal ini ditunjukkan dalam beberapa hadis riwayat yang kemudian banyak ditafsirkan oleh para ulama. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tradisi baju baru sebetulnya tidak dikenal dalam Islam, melainkan merias dirilah yang diutamakan sedangkan dalam merias diri tentunya tidak mesti dengan menggunakan pakaian baru.

Tampaknya, telah terjadi pergeseran pemahaman di kalangan masyarakat. Namun, hal ini bukan menjadi masalah karena setiap orang memiliki pemikiran berbeda mengenai perlu atau tidaknya membeli baju baru untuk dipakai saat lebaran. Bisa jadi karena pakaian yang dimiliki telah usang–tidak layak pakai atau sekadar untuk menghabiskan jatah THR. Kalau Macroscopers, kira-kira termasuk yang mana ya? Apa alasan kalian membeli baju baru untuk lebaran kali ini? Yuk kasih komentarmu di bawah!

Mau Belanja Baju Baru? Ini Momen yang Tepat!

Buat Macroscopers yang mau beli baju baru untuk lebaran nanti, Scoopy mau ngasih kabar baik nih. Besok hingga tanggal 27 April 2022, bakal ada Hari Belanja Brand Lokal Nasional 2022! Bisa banget nih buat kalian untuk borong semua produk Macroscope karena bakal ada Diskon up to 50%, Serba 27 Ribu, dan kejutan THR di setiap pembelianmu!

Jadi, kalau kamu mau belanja baju lebaran ataupun hadiah lebaran lainnya, jangan sampai kelewatan momen ini ya! Eksklusif hanya di website dan Tokopedia kami! Catat tanggalnya, 25-27 April 2022 aja!

Sampai berjumpa di artikel berikutnya, Macroscopers!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart
Search
×