{"id":8972,"date":"2022-10-22T20:05:10","date_gmt":"2022-10-22T13:05:10","guid":{"rendered":"https:\/\/macroscope.id\/?p=8972"},"modified":"2025-04-16T15:16:30","modified_gmt":"2025-04-16T15:16:30","slug":"kaos-panitia-the-real-beban-mahasiswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/macroscope.id\/blog\/2022\/10\/22\/kaos-panitia-the-real-beban-mahasiswa\/","title":{"rendered":"Kaos Panitia : The Real Beban Mahasiswa"},"content":{"rendered":"\n<p><em>\u201cAyo teman-teman, jangan jadi mahasiswa kupu-kupu, cari pengalaman yang banyak biar sekalian dapat koneksi luas.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Macroscopers, mana suaranya yang sewaktu maba (mahasiswa baru) di-<em>brainwash<\/em> senior dengan beragam kalimat manis supaya <em>join<\/em> kepanitiaan di kampus? Apalagi yang suka FOMO (<em>fear of missing out<\/em>), jadilah segala macam kegiatan kepanitiaan pun diikuti. Barulah kemudian merasa terbebani misal karena harus membeli banyak <em>merchandise<\/em> untuk menutup kekurangan dana, belum lagi yang diwajibkan seperti kaos panitia. <em>Gimana <\/em>dong kalau kepanitiaan yang diikuti banyak dan kesemuanya menuntut untuk membeli kaos panitia?<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\t\t\t\t<div class=\"wp-block-uagb-table-of-contents uagb-toc__align-left uagb-toc__columns-1  uagb-block-06221e47      \"\n\t\t\t\t\tdata-scroll= \"1\"\n\t\t\t\t\tdata-offset= \"30\"\n\t\t\t\t\tstyle=\"\"\n\t\t\t\t>\n\t\t\t\t<div class=\"uagb-toc__wrap\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"uagb-toc__title\">\n\t\t\t\t\t\t\tDaftar Isi\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"uagb-toc__list-wrap \">\n\t\t\t\t\t\t<ol class=\"uagb-toc__list\"><li class=\"uagb-toc__list\"><a href=\"#kaos-panitia-ladang-eksploitasi-paling-subur\" class=\"uagb-toc-link__trigger\">Kaos Panitia Ladang Eksploitasi Paling Subur<\/a><li class=\"uagb-toc__list\"><a href=\"#lagi-lagi-persoalan-identitas\" class=\"uagb-toc-link__trigger\">Lagi-lagi Persoalan Identitas<\/a><li class=\"uagb-toc__list\"><a href=\"#antara-harga-dan-kualitas\" class=\"uagb-toc-link__trigger\">Antara Harga dan Kualitas<\/a><\/ol>\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kaos Panitia Ladang Eksploitasi Paling Subur<\/h2>\n\n\n\n<p>Ada yang mengatakan bahwa kaos panitia ini cuma akal-akalan untuk memenuhi target dana dalam penyelenggaraan acara karena ladang paling subur kalau jalan lain seperti sponsor sudah seret ya dengan eksploitasi panita sendiri melalui kewajiban membeli kaos panitia. Hal inilah yang kemudian kami sebut \u201c<em>The real <\/em>beban mahasiswa\u201d utamanya jika terdapat beberapa <em>event<\/em> sekaligus dalam waktu berdekatan yang mewajibkan mahasiswa sebagai panitianya untuk membeli kaos panitia. Divisi dana usaha\/<em>fundraising<\/em> jadi <em>full senyum<\/em>, tapi para panitia yang lain <em>full <\/em>sebulan makannya cuma paket hemat di burjo.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi, masa sih ide mengenai kaos panitia ini hanya untuk hal seperti di atas? Sebetulnya sih bukan ya, <em>Bestie<\/em>!<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Lagi-lagi Persoalan Identitas<\/h2>\n\n\n\n<p>Tidak jauh berbeda dengan fungsi korsa bagi suatu organisasi atau komunitas seperti yang telah kami tulis dalam artikel sebelumnya mengenai serba-serbi korsa (<strong><a href=\"https:\/\/macroscope.id\/blog\/2022\/10\/16\/pakai-korsa-auto-jadi-aktivis-kampus\/\" target=\"_blank\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/macroscope.id\/blog\/2022\/10\/16\/pakai-korsa-auto-jadi-aktivis-kampus\/\" rel=\"noreferrer noopener\">Pakai Korsa Auto Jadi Aktivitas Kampus?<\/a><\/strong>), kaos panitia juga merupakan identitas bagi seseorang agar dapat dikenali sebagai bagian dari kepanitiaan suatu acara atau kegiatan apa pun yang sedang digelar. Kaos panitia biasanya didesain dengan warna atau gambar tertentu sesuai dengan tema acara serta dapat pula ditambahkan nama maupun logo dari acara tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengenakan kaos yang seragam tentunya akan memudahkan para panitia mengenali sesama rekannya di antara lautan manusia yang padat saat acara tengah berlangsung sehingga mereka dapat berkoordinasi dan berkomunikasi dengan lebih efisien. Selain itu, juga memudahkan para peserta\/pengunjung maupun pihak lain mengenali para panitia jika hendak menanyakan segala macam informasi terkait penyelenggaraan acara.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Antara Harga dan Kualitas<\/h2>\n\n\n\n<p>Ternyata kaos panitia bukanlah hal yang sepele. Kaos panitia memiliki peran penting sebagai penunjang kesuksesan acara loh sehingga harus dimiliki oleh setiap panitia. Sayangnya, kaos panitia ini kerap kali melahirkan persoalan bagi para panitianya karena harus \u201cmenebus\u201d dengan harga yang mahal. Ketika sudah kepepet, maka memilih vendor yang menyediakan kaos panitia dengan harga termurah menjadi solusinya. Sayangnya, harga termurah ini sebanding pula dengan kualitasnya yang buruk misalnya sablon yang mudah rusak atau bahan kain yang terlalu tipis sehingga cepat robek.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, antara harga atau kualitas, mana yang harus didahulukan untuk sebuah kaos panitia? Bagaimana jika mencari vendor yang mampu memenuhi keduanya? Harga yang terjangkau bagi kantong mahasiswa namun kualitas tetap premium sehingga dapat dipakai secara berkelanjutan dan bukan sekali pakai buang.<\/p>\n\n\n\n<p>Leapitup adalah jawabannya! Di Leapitup, kamu bisa mendapatkan bahan-bahan pilihan terbaik untuk kaos panitiamu yang kami pastikan berbahan dasar katun semua sehingga nyaman ketika digunakan dan mampu berumur panjang. Kamu juga bisa berkonsultasi secara intensif dengan <em>customer service <\/em>kami yang siap siaga membantu menyelesaikan permasalahanmu terkait pakaian! Budget kamu terbatas? Tenang aja, dengan fitur <em>fit up your budget, <\/em>kamu tetap bisa kok mendapatkan kaos panitia yang terjangkau namun berkualitas premium.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Telah lebih dari 70 <em>event <\/em>pelajar-mahasiswa telah memercayakan Leapitup sebagai vendor penyedia kaos panitianya. <strong>Mafest Universitas Brawijaya<\/strong>, <strong>PSCS Bhawikarsu<\/strong>, hingga <strong>TedX Universitas Brawijaya<\/strong> adalah contohnya. Kini, saatnya <em>event-<\/em>mu yang kami sediakan kaos panitianya! Tunggu apalagi, segera buat kaos panitiamu di Leapitup sekarang dan dapatkan harga spesial sponsorship untuk kegiatanmu!\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:50px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-layout-flex wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button aligncenter\"><a class=\"wp-block-button__link\" href=\"bit.ly\/HaloMacroscope\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">BUAT KAOS PANITIA SEKARANG<\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cAyo teman-teman, jangan jadi mahasiswa kupu-kupu, cari pengalaman yang banyak biar sekalian dapat koneksi luas.\u201d Macroscopers, mana suaranya yang sewaktu maba (mahasiswa baru) di-brainwash senior dengan beragam kalimat manis supaya join kepanitiaan di kampus? Apalagi yang suka FOMO (fear of missing out), jadilah segala macam kegiatan kepanitiaan pun diikuti. Barulah kemudian merasa terbebani misal karena<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8974,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","_mbp_gutenberg_autopost":false,"footnotes":""},"categories":[350],"tags":[78,79,81,181,178,82,179,180,83],"class_list":["post-8972","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-fashion","tag-bikin-kaos-panitia","tag-buat-kaos-panitia-malang","tag-custom-korsa","tag-custom-pdh","tag-estetik","tag-fashion-tips","tag-fungsional","tag-jas-almamater","tag-ransel-mahasiswa"],"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Kaos-Panitia-The-Real-Beban-Mahasiswa.png",1080,1080,false],"thumbnail":["https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Kaos-Panitia-The-Real-Beban-Mahasiswa-150x150.png",150,150,true],"medium":["https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Kaos-Panitia-The-Real-Beban-Mahasiswa-300x300.png",300,300,true],"medium_large":["https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Kaos-Panitia-The-Real-Beban-Mahasiswa-768x768.png",640,640,true],"large":["https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Kaos-Panitia-The-Real-Beban-Mahasiswa-1024x1024.png",640,640,true],"1536x1536":["https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Kaos-Panitia-The-Real-Beban-Mahasiswa.png",1080,1080,false],"2048x2048":["https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Kaos-Panitia-The-Real-Beban-Mahasiswa.png",1080,1080,false],"pgmb-post-image":["https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Kaos-Panitia-The-Real-Beban-Mahasiswa.png",667,667,false],"web-stories-poster-portrait":["https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Kaos-Panitia-The-Real-Beban-Mahasiswa.png",640,640,false],"web-stories-publisher-logo":["https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Kaos-Panitia-The-Real-Beban-Mahasiswa.png",96,96,false],"web-stories-thumbnail":["https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Kaos-Panitia-The-Real-Beban-Mahasiswa.png",150,150,false]},"uagb_author_info":{"display_name":"Zen","author_link":"https:\/\/macroscope.id\/blog\/author\/admin\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"\u201cAyo teman-teman, jangan jadi mahasiswa kupu-kupu, cari pengalaman yang banyak biar sekalian dapat koneksi luas.\u201d Macroscopers, mana suaranya yang sewaktu maba (mahasiswa baru) di-brainwash senior dengan beragam kalimat manis supaya join kepanitiaan di kampus? Apalagi yang suka FOMO (fear of missing out), jadilah segala macam kegiatan kepanitiaan pun diikuti. Barulah kemudian merasa terbebani misal karena","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8972","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8972"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8972\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12770,"href":"https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8972\/revisions\/12770"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8974"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8972"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8972"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/macroscope.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8972"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}